38. [Khawatir]

1308 Kata

Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . Gaffa setia menunggu didepan gerbang sekolah Zara. Sekitar 3 jam lebih Gaffa sudah menunggu, beberapa kali Gaffa menengok jam tangannya untuk melihat apakah sudah jam pulang atau belum. Dari tadi, belum keliatan sosok Zara dimata Gaffa, ia semakin bingung dan penasaran kemana Zara sebenarnya. Tiba-tiba bahu Gaffa ada yang menepuk. "WOI!" Gaffa pun refleks menoleh. "Ketemu lagi kita," Tegur orang itu. Gaffa membuang wajahnya acuh, "Pergi. Gua lagi nggak mood berantem." Orang itu adalah Dewa. Dewa pun terkekeh. "Gue cuma pengen reunian sama lo." Gaffa tidak menghiraukan Dewa, ia kembali menoleh sana-sini mencari dimana Zara. Dewa tiba-tiba sengaja menghalangi pandangan Gaffa. "Minggir nggak!" "Eh, lo nyari cewek lo? Nggak disini." U

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN