Bab 119

2177 Kata

“Arini, kamu ….” Arini tersentak mendengar suara seorang pria yang tidak lagi asing baginya. Perempuan tersebut menoleh cepat. Mata bulat itu makin melebar ketika mendapati Sadewa berdiri tidak jauh dari pintu belakang rumahnya. Refleks, Arini langsung meraih hoodie yang sempat dilepas. Ia menutupi tubuhnya dengan gerakan terburu-buru. Napasnya tercekat sesaat karena terkejut. Sementara Sadewa sendiri sempat terpaku di tempatnya berdiri. Pandangan pria itu tanpa sadar menangkap bagaimana kulit putih Arini yang terlihat jelas di balik tank top ketat yang membungkus tubuhnya. Bahu kecil perempuan itu tampak terbuka. Lantas, yang paling menyita perhatiannya adalah hot pants yang dikenakan memperlihatkan kaki jenjang mulusnya. “Mas Dewa bisa nggak ketuk pintu dulu kalau mau masuk?!” T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN