Entah di jam berapa aku mendengar dering ponsel berbunyi nyaring, padahal aku baru saja terlelap. Nomor yang muncul di layar ponsel tidak tertera, hanya tulisan nomor private. Siapakah kira-kira yang menghubungiku di tengah malam begini? Ada sedikit Ragu saat aku ingin mengangkatnya. Aku takut kalau-kalau itu adalah Danil, tetapi bagaimana kalau seandainya nomor privat itu adalah ayahnya Aira? Ponsel yang tadi berbunyi kini deringnya sudah terhenti. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, ini dilema yang membuatku tak mampu berbuat apa pun. Tetapi kenapa aku tidak mencobanya terlebih dahulu? Misalkan mendengarkan suaranya saja, baru aku bisa menerka siapa yang menelpon itu. Namun ternyata ponselku tak lagi berbunyi, tak ada panggilan lagi setelah sepuluh menit berlalu. Jika memang

