PESTA YANG MENGURAS TENAGA

1088 Kata
dah langsung meminta izin kepada sang Papa untuk pulang lebih dahulu meskipun acara resepsi siang itu belum selesai. tubuhnya terasa sangat lelah terutama lagi biasa dari tadi berada di sisi sama Papa berdiri menyambut para tamu yang akan berjumlah ribuan orang. Sejak selesai akad nikah dilangsungkan tadi pagi, Acara dilanjutkan dengan resepsi. Acara adat dilangsungkan sesuai keinginan Gita. Bahkan Gita sengaja memanggil Sinta dan Della untuk turut serta naik ke atas panggung. Sesuatu hal yang dirasa tak perlu oleh Della. meskipun merasa enggan untuk naik ke atas panggung tetapi Della pernah juga dia tentu tidak ingin membuat malu sama papa juga mama barunya yang sengaja memanggil namanya dari mikrofon di atas panggung. semua mata tentu saja tertuju kepadanya yang hanya diam saja Tak Bergerak gitu pada akhirnya ia pun terpaksa naik atas panggung menemani Papa dan Mama barunya itu di atas panggung beserta juga saudara tirinya. perjanjian gadai ikut menyalami dan tersenyum di depan para tamu dengan teliti ya setelah acara selesai partami pun mulai naik ke atas panggung majak berfoto bersama bersalaman dan lain sebagainya Tan Kitty ada ribuan orang undangan yang datang hadis yang hari itu. kita akan kembali mengundang beberapa orang temannya di malam hari itu artinya ada 3 sesi acara di hari itu pagi hari acara akad siang hari acara resepsi dan malam hari acara pesta lagi itu akan sangat menguras tenaga Karena itulah Della memutuskan untuk pulang lebih dahulu agar bisa ikut serta di malam hari pada pesta nanti. "Papa Maaf ya, kamu Della udah pegel banget, boleh tidak pulang lebih dahulu siang ini? "tanya Dellah kepada sang Papa, Ia setengah berbisik di antara ribuan para tamu yang berjubell di atas panggung untuk berganti yang bersalaman kepada sang pengantin yang tengah berbahagia. "kaki kamu udah pegel Yang Sayang? Ya udah duduk dulu aja. nggak Enak dong kalau kamu pulang lebih dulu sayang. Ini kan juga masih pukul 3 sore Sayang, masa kamu udah pulang duluan. Tamu juga masih rame kayak gini nggak enak udah kalau kamu pulang lebih dulu sayang?" ucap Rio sambil tersenyum menyambut para tamu yang masih saja bersalaman dengannya. Della langsung cemberut dengan perkataan sama papa. kalau harus menunggu tamu habis sepertinya tidak akan habis. Della melihat tidak henti-hentinya orang naik dan turun dari atas panggung, bersalaman, tersenyum lalu meminta foto bersama. seperti itu tadi tamu-tamu mereka tidak habis-habis. "Della sayang kan aku cemberut? tamunya mungkin nanti tersinggung kalau lihat Dwlla yang cemberut kayak gitu? "bisik Gita. "Sellanya udah kecapean Gita sayang tadi. tadi dia udah minta buat pulang lebih dulu, tapi aku larang udah aku suruh duduk aja dulu. soalnya nggak enak. tamu kita juga Masih pada rame. nggak Enak dong kalau Della udah pulang lebih dulu," ujarnya Rio menjelaskan. Gita sebenarnya setuju dengan perkataan Rio itu, tapi Ia juga tak mau nampak jahat sebagai mama baru di hari bahagia Gita. "Della capek ya nak? Ya sudah kalau Della udah mau pulang, pulang aja dulu. Tapi pulangnya diantar supir aja ya sayang, nggak papa kan? mama sama papa kayaknya masih lama deh. kamu lihat sendiri tamu juga masih banyak kayak gini. kamu istirahat aja dulu di rumah. Tapi nanti malam usahain datang lagi sayang. kita masih ada pesta untuk malam nanti. Nggak apa sekarang Della istirahat dulu aja," ujar Gita tersenyum sambil memberai rambut Della dengan lembut. "makasih banget ya Tante gita Tapi boleh nggak aku pulangnya yang ngajakin bik Ratmi juga? soalnya aku sendiri di rumah, nggak enak, biasanya juga ada Bik Ratmi. boleh ya kira-kira bibik pulang juga sama aku?" Della menatap Mama barunya itu. " ya Dela boleh aja biar ane ikutan pulang sama kamu tapi kok manggilnya tante sih? tante kan udah saya jadi Mama kamu tadi pagi. panggilnya Mama dong," bicara Gita membujuk. Della hanya tersenyum saja menanggapi. kemudian berpamitan kepada sang papa dan juga Sinta dan beberapa orang di panggung lalu mengajak Ratmi dan sopirnya untuk pulang lebih dahulu ke rumah. "Aduh aku cape banget nih kakiku rasa mau copot," Keluh Della yang langsung duduk di ruang tengah sambil berselonjoran kaki. Della nampak memijat memijit kakinya yang pegal-pegal karena harus menggunakan high heels 5 senti dan berdiri terus sepanjang siang ini. Ratmi yang melihat Nona mudanya nampak sedang kelelahan dan memijit-mijit kakinya pun langsung datang dan membantu untuk memijat kaki Della. Della pun Tanpa sungkan tersenyum karena Ratmi begitu perhatian padanya. "aduh bik Ratmi, makasih banget ya udah bantu pijitin kaki aku untung aja udah Bibi. kalo enggak ada? kaki aku sakit semua nih. udah kaki mesti dipakai high heels tinggi banget, mana diajak berdiri aja dari tadi di atas panggung. kakiku rasanya mau copot semuanya bi" keluh Della kepada sang bibi emban pembantunya. "Sabar atuh non. Acara belum selesai. Nanti malam non disuruh dateng lagi. tapi si Nyonya Gita langsung ngingetin ke bibik, buat malam nanti ajakin non dateng, jangan sampe nggak katanya," jelas Ratmi. "Hadooooh, apa wajib ya ni aku dateng? aku rasanya lemes nih," kata Della. "bobokin aja non. biar enakan," bujuk Ratmi. Della pun mengiyakan dan pindah ke kamarnya. Della langsung tertidur dengan kaki yang terasa pegal. "Non, non Della masih tidur? udah mau magrib non," panggil Ratmi dari depan pintu kamar Della. Della langsung terbangun begitu mendengar panggilan dari beban pembantunya itu ia pun langsung membukakan pintu dengan mata yang masih mengantuk. "Udah udah adzan maghrib? Aku masih ngantuk banget deh. rasanya masih capek." "Sabar ya Non acarannya bakalan dimulai jam 7. bentar lagi bakalan ada penata rias terus datang buat nyiapin Non. Mending non Della mandi dan terus shalat gih. sebentar lagi mau magrib. Ntar keburu tukang make up-nya datanglah non," ratmi mengingatkan. "Iya deh bik." Della masuk dan bersiap mandi. Menghidupkan shower air panas. Guyuran air hangat membuatnya segar lagi. "Moga aja tante Gita nggak Bikin acara lagi di hari Minggunya. Aku udah capek banget nih hari. kayaknya bakalan ada acara susulan Deh. Katanya tadi bisik-bisik sama teman-temannya sesama artis bakalan acara lagi di hari Minggu besok. Aduh Semoga aja nggak deh," Della bicara sendiri. benar sekali apa yang dikatakan bik Ratmi tadi, setelah menunaikan salat Magrib 3 rakaat, penata rias pun datang untuk mempersiapkan Della. kali ini della mengenakan gaun yang membuatnya nampak cantik mempesona. " aduh non Della cantik banget. Anggun banget non. Ya ampun Bibi bener-bener nggak percaya kecantikan Nyonya Dewi Ambarwati menurun sama Nona Della. cantik. Anggun, mempesona, Sempurna banget," ujar pembantunya memuji kecantikan Della yang sudah selesai di makeup. Della tersenyum mendengar ucapan emban pembantunya tersebut Mereka kemudian dijemput oleh sopir dan bersiap kembali ke gedung acara untuk melanjutkan acara pesta di malam hari setelah pernikahan Papa dan Mama barunya, Gita.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN