KEBAHAGIAAN PAPA

1091 Kata
Gita mengucap ngucap telinganya mempertajam nya supaya dia bisa mendengar dengan baik apa yang baru saja Rio katakan padanya. "Apa Mas Rio? bisa ulangi sekali lagi nggak? Gita nggak denger jelas?" tanya Gita. "hehe, iya Gita. dia sudah setuju untuk kita segera menikah dia akan merestui kita jadi kita bisa segera mempersiapkan pernikahan kita jadi bisa kan kita menikah kira-kira bulan depan? "tanya Rio dengan antusias menggenggam tangan Gita. "Della setuju mas? syukurlah. Tapi kenapa bulan depan mas?" tanya Gita cemberut. anterin gua Iya kita masih banyak pekerjaan di kantor lagi pula bulan depan dia persiapan yang matang bukan? jangan terlalu buru-buru untuk hal yang baik seperti ini kita harus mempersiapkannya dengan sempurna benar kan? Apalagi ini pernikahan kita bukan yang pertama Kan kamu juga sudah gagal 1 Kali Mas juga sudah gagal 1 kali jangan sampai kita mengalami kegagalan yang sama untuk kedua kalinya mas tidak berharap hal itu terjadi tanya. lagipula Mas dipisahkan oleh takdir sementara kamu dipisahkan oleh sebuah masalah-masalah Arab tidak kedua-duanya menimpa kita semua kita bisa menua bersama membesarkan Della dan Sinta bersama-sama," ujar Rio masih menggenggam tangan Gita. "Kalau bulan depan kita nggak bisa ngomong sudah banyak faktur Gimana kalau dua minggu lagi? itu bukan terlalu cepat kita bisa pergi tugas lagi pula kita kan sudah lama fitting baju pengantin gitar rasa bakalan selesai kok kita juga sudah menyuruh mereka mempercepat menjahitnya supaya kita bisa mengambil lebih cepat pulang kayaknya minggu ini baru selesai kok mas aja biar kita nggak semuanya Mas Tahu Beres dan tahunnya siap dan rapi aja aku yang bukan konsep semuanya Mas tinggal konsep kira-kira teman Mas mana aja yang mau diundang jadi aku akan mempersiapkan semuanya Mas tenang aja minggu depan kita bahkan Bila perlu tiga hari lagi kita udah belum sebar undangan Kok. Ini kabar bahagia, semua orang harus datang ke acara ini. Gita pengen deh kayak Mas dulu, disiarkan secara live di stasiun TV. kira-kira ada nggak ya stasiun TV yang mau nawarin kita, kalau mereka tahu Gita akan menikah sama Mas?" tanya Gita sumringah. "Mas nggak tahu Gita kamu saja sendiri Kamu kan lebih tahu masalah pertelevisian dari pada masa lu kenal mereka kepada Mas kan? Ya udah kalau gitu kalau itu mau kamu kita akan menikah dua minggu lagi Kamu atur aja dan emas batangan konsep undangan teman-teman Mas dan kolega emas yang membuat kamu senang kamu yakin tiga hari lagi itu sudah bisa sabar undangan? semua itu harus dipersiapkan secara matang B Emas nggak mau ya ada kesalahan dalam pernikahan kita nanti apa lagi ada kalau nggak Mas yang sampai enggak ke undangan ke bagian undangan apakah bisa meminta Siapa itu semua? Oh ya kamu juga suruh orang yang bisa mengetahui seluk beluk kota ini dan menyebarluaskan undangan ini Mas nggak mau ya teman-teman Dan kalau kolega mas yang terlupakan," ujar Rio lagi. " Iya mas Rio Iya Mas lu tenang aja deh pokoknya semuanya beres aku bakalan bentuk tim khusus untuk merusak undangan terus yang lainnya bakal ngurusin catering nya ada yang ngurusin baju pengantin pokoknya kebayak dalam betuk banyak tim tenang aja asal budget yang Mas keluarin juga setimpal dengan hasil yang kita peroleh nantinya bisa siapin kan seluruh bagiannya? kan sekarang perusahaan sudah membaik Mas nggak mungkin dong Mas dalam keuangannya yang nggak ada?" tanya Gita melihat kekasihnya itu. "mana mungkin mau meminang kamu dengan uang yang sedikit kita tahu harga seorang artis terkenal seperti kamu Mas dulu saja menikahi Dewi Ambarwati di zamannya dulu dengan banyak dan berlimpah kekayaan Bagaimana mungkin Mas jadi kerasa menikahi kamu? ya syukur nya sekarang apalagi selepas kita ketemu di Surabaya dulu 10 San sudah membaik meskipun harus tetap dipertahankan seperti ini terus jadi masalah juga kamu bisa mengerti dan terlalu berfoya-foya karena bisa saja kita jadi kualahan nantinya sederhana saja yang kira-kira mendesak mendesak saja kamu tahu sendiri kan tahun depan Della juga mau kuliah itu juga butuh biaya Sepertinya dia akan mengambil kedokteran juga dan itu.butuh biaya yang tidak sedikit.bukan?" ucap Rio sambil meneguk air putih di hadapannya. "Della Della Della.. semua kebutuhan Della, Huwh anak itu," gerutu Gita kesal. "Awas kamu ya kalau aku jadi nyonya Rio nanti," ucap Gita kesal. "Gita, kok diem aja?"tanya Rio membuyarkan lamunan Gita. "Aa? Apa mas?" tanya Gita tergagap. "Kamu melamunin apa? Mas ajak ngobrol kok diem aja?" ucap Rio. "Nggak kau Mas aku lagi mikir aja Oh ya mas Boleh nggak aku nyari sutradara yang mau libur acara kita? Aku pengen banget loh kayak Mbak Dewi Ambarwati dulu disaksikan langsung oleh semua orang fans aku pasti juga pengennya begitu Mas" apa lagi Aku nikahnya sama mas Rio Pengusaha terkenal di Indonesia boleh ya Mas Kalau aku cari sutradara yang mau Meliput acara kita? Mereka pasti seneng banget kalau tahu seorang kita bakalan menikah sama mas Rio," ujar Gita merayu agar disetujui oleh Rio. "Sebenarnya sih Nggak masalah cuman kita kan bukan lagi anak muda yang lagi kasmaran Gita Tanti Mas juga sebenernya nggak pengen lo acara ini terlalu mewah seperti pernikahan Mas sebelumnya tadi masih ini sudah tua kita udah malu rasanya mau di atas panggung seperti itu Mas malu sebenarnya pengennya acara akad nikah udah tapi ya kamu Bener juga akan ada banyak orang yang kecewa kalau nggak kita undang Karena itulah mas kepengennya kita undang semua teman-teman Mas dan kolega Mas cuman kalau untuk acara di foto seperti itu rasanya Mas malu kita udah nggak pantes sudah terlalu tua pengantin tua kok mewah mewah banget Gita," ujar rio mengeluh. "Ikh mas Rio kok gitu," gita cemberut. "Gita malu dong mas. Dulu Mas menikah dengan sangat megah bahkan disaksikan oleh orang Indonesia ini pas menikah dengan Dewi Ambarwati. Sekarang ketika masih menikah lagi sama kita kok ya cara yang sederhana banget sih Mas? Malu dong kalau dibilangin orang sekarang ini masih di jadinya kirim menikah sama aku begitu? Mas gak malu kalau aku di hujan para fans dan juga para netizen? Menikah dengan orang yang sama kok diperlakukan berbeda Mas mau aku dibilangin begitu? Dulu Mas membuat acara paling megah pas menikah dengan Mbak Dewi Kenapa dengan aku nggak? Mas mau aku dicintai semua orang seperti itu? Pas mau merekam hujan aku menghina aku? Aku ini seorang artis Mas apa-apa semuanya di sorot kamera apalagi hal-hal yang seperti ini aku nggak mau ya berita aku ini malah dicibir semua orang Mas ," ujar Gita menjelaskan. "Ya sudah ya sudah Mas akan mengalah biarlah sesuai rencana kamu berapapun biayanya Mas yang tanggung terserah deh yang mau kamu mau bikin Seperti apa Pesta kita nanti pokoknya Mas tahu beres aja gitu kan kamu maunya?" JaRio yang mengalah
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN