MAKIN SIBUK

1042 Kata
Rio mendapati rumahnya sudah sepi ketika dia baru pulang dari bekerja hari sudah menunjukkan pukul jam 1 dini hari seperti kebiasaan sebelumnya yang selalu ia lakukan ketika pulang terlambat dia pun segera mengecek Putri semata wayang yang lebih dahulu dilihatnya tempat tidur dengan lelap nya dan seperti biasanya pula harimau menggunakan kunci cadangan nya untuk membuka kemerdekaan dalam masalah disuruhnya untuk mengunci kamarnya tetapi tidak menaruh kunci di pintu melainkan menggantungkannya di tempat lain agar ia bisa masuk dan mengecek keberadaan putrinya. "gimana hari ininya Della hari.ini sayang? maafkan Papa ya kembali sibuk kerja, perusahaan sedang.baik. Alhamdulillah. tapi harus dijaga, makin banyak yang harus papa kerjakan. Tapi Della sekarang sudah ada temen dirumah, benerkan sayang? mungkin Mama Gita pulang trlat juga ya? but, kak Sinta nggak kan? ngobrol apa saja tadi sayang?"tanya Rio membelai rambut Della. Tentu saja Della hanya diam saja. Toh dia sudah terlelap dengan nyenyaknya. Jadi bagaimana mungkin, Della akan menjawab papanya bertanya. Kebiasaan Rio selalu sama. Mengajak Putrinya bicara, padahal Putrinya sudah terlelap sejak tadi. Rio seperti tengah mengajak ngobrol seperti biasa. Seolah Della menjawabnya. Lalu Rio akan berulang kali mengatakan maaf karena pulang terlambat. Setelah selesai barulah Rio akan ke kamarny, yang sekarang ada di lantai tiga. "Git, Gita!"panggil Rio mengetuk pintu kamar. Berharap sang istri bangun dan membuka pintu kamar, setidaknya menyambut dirinya pulang. "Gita udah nyenyaj kali ya?" pikir Rio karena tak mendapat jawaban dari Gita. Rio memutar knop pintu, dan membukanya. Betapa terkejutnya Rio melihat isi kamarnya, yang ternyata- "Gita belum pulang? udah jam satu?" batin Rio bertanya heran. "Dia sudah izin pulang terlambat, tapi kok selarut ini? Aku malah sudah lebih dulu pulang?" ucap Rio membuka dasinya "Dewi Ambarwati juga sore mengambil syuting makan sinetron stripping tapi dia tidak pernah pulang lebih lambat daripada aku cantik Kenapa kita seperti ini? ke mana dia? syuting apa dia? aku menikah agar anakku ada yang menemani ketika di rumah Seharusnya aku tidak lagi menikah dengan artis? sekarang dia malah sibuk aku kan tambah sibuk Ada Siapa yang menjaga anak-anak ketika aku sibuk mengurus perusahaan? Oh Tuhan seperti aku memang salah besar setelah," Gerutu Rio dengan kesal. "apa jangan-jangan Anak Tiri gue juga belum pulang ke rumah? jika ibunya saja belum pulang terlambat dan belum pulang jam segini Apa itu artinya cinta juga terlambat? aku tapi tidak mengecek Apakah ada mobil mereka atau tidak jauh Jangan keduanya pun belum pulang ke rumah," ucap Rio lalu bangkit kemudian menelpon ke tempat berada yang mengurus tempat mobil mereka. " Halo Pak tolong dicek Apakah mobil Sinta Sudah ada di garasi atau belum?" tanya Rio ditelepon untuk menghubungi pihak keamanan parkir mobil mereka. "mobilnya mbak Sinta ya pak? mobil Mbak Sinta udah ada di garasi sejak sore tadi Bapak," ucap sang security tersebut memberikan laporannya. "Oh ya baguslah kalau begitu," ucap Rio bernafas lega mengetahui anak tirinya sudah ada di rumah itu artinya dia tidak pernah menang sendiri malam ini. Rio kemudian membersihkan dirinya dengan dengan air hangat. Rio sudah makan malam diluar. Ketika Ia bersiap tixur, pintu kamarnya terbuka, Gita baru saja kembali. "Mas belum tidur?"tanya Gita menatap suaminya dan tersenyum. "Belum, baru saja mau tidur," ucap Rio singkat. Ia masih kesal dan ingin segera marah pada sang istri. "Oh begitu, aku mandi dulu ya mas, gerah," Gita pamit ke kamar mandi dan menghapus make upnya dengan air hangat. Cukup lama Rio menunggu Gita dikamar mandi. Karena dirinya sendiri lelah, mata Rio pun terlelap. Rasanya baru saja terlelap, tapi azan subuh berkumandang. Rio mengucek matanya dengan berat kemudian melirik di samping tempat tidurnya istrinya Tengah terlelap dalam pulasnya. Rio membangunkan sang istri untuk menunaikan salat subuh bersama tetapi Gita menolaknya dan beracau. "Gita bangun Gita udah subuh ayo salat subuh sama-sama," Rio membangunkan sang istri. "Iya bentar," ucap Gita singkat. Rio bangun lebih dulu kemudian mengambil air minum. ketika kembali, Ia melihatnya istrinya masih saja terlelap. "Git, bangun, udah subuh,"kata Rio lagi. "Duh, masih ngantuk, lima menit lagi, aku capek, nanti saja shutingnya, siangan aja," ucap Gita meracau. Rio geleng geleng kepala mendengar istrinya berceloteh. Rio pun mengguyur air wudhu ke tubuhnya. Dinginnya air makin menyegarkan tubuh Rio. Ia merasa lebih baik. tanpa menyentuhnya Ria kembali mencoba membangunkan istri yaitu tipe laki-laki sang istri hanya menjawab yang aneh-aneh mengatakan syuting di siang saja ia kemudian meminta untuk salat sendirian. selesai salat, Rio pun Turun ke bawah seperti biasa mengecek keadaan Putri semata wayangnya. "Pagi pa,"'sapa Della. "pagi Sayang, Maaf ya, semalam Papa pulangnya sangat terlambat," kata Rio kembali meminta maaf. "its okay Pa," Della tersenyum. "Baguslah, Em, tapi kamu bareng kak Sinta ada di rumah kan? kata satpam Sinta mobilnya udah ada dari sore di garasi, itu artinya dia nggak pulang terlambat Kan? semalam kamu bareng Sinta kan semalam?" tanya Rio ingin memastikan. Della ingin menjawab, Tapi ragu ragu. Jadi Ia hanya mengangguk. tempat tidur Syukurlah kalau kamu nggak sendirian di rumah dan titik percuma aja nampak menikah lagi dan bahwa mereka ke rumah kalau kamu sendirian di rumah temen Eti mamamu juga pulangnya sangat terlambat almarhum Dewi dulu nggak pernah selarut itu pulang ke rumah, Walaupun dia adalah dia senior dan artis papan atas bahkan dengan sinetron stripping sekalipun. papa yang selalu pulang kantor lama dibandingkan mamamu," Ruo cerita. Della hanya diam dan tersenyum. Ia membiarkan sang papa bercerita keluhnya pagi ini. Della ingin sekali mengatakan jika Sinta memang pulang di sore hari. Tapi hanya memarkir mobilnya, Lalu Ia pergi lagi dengan mobil temannya. "tender lagi banyak banget yang artinya bapak-bapak lebih sering ninggalin kamu sendiri di rumah kamu nggak papa kan? Pak apakah lebih sering dan lebih sering lagi sibuk bekerja. Mama Gita akan Papa suruh buat lebih sering ada di rumah dan ngurusin kamu. maafin Papa nak, papa harus menitipkanmu kepada Mama barumu. Paa harus fokus ke perusahaan yang sedang naik sekarang ini. kalau Papa enggak fokus takutnya perusahaan kembali turun dan kita bakal mengalami kerugian lagi. sudah untung banyak orang yang kembali percaya kepada perusahaan kita dan memberikan investasi besar di perusahaan kita. kita tidak bisa berdiam diri dan mempercayakannya kepada orang lain. Papa harus ikut andil di dalamnya.papa tidak ingin ada kerugian lagi. Toh, hutang perusahaan kita juga semakin banyak kepada teman-teman dan kolega papa dan kita harus berlaku jujur untuk memperbaiki itu semua," ujar Rio kembali menjelaskan. "Iya Pa, its okey, Della baik kok. Papa tenang aja dan fokus sama perusahaan. Nggak perlu nyuruh mama Gita begitu pa. Sinetronnya juga sedang meroket sekarang, jam tayangnya di perpanjang. Shootingnya lebih lama, pastu Mama capek, Della juga baik pa, nggak ap," Della tersenyum.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN