26 - Keisengan Barret

814 Kata

  “Hei, Dad. Maaf, aku terlambat datang. Dad tidak lama menungguku bukan di sini?” Synda melemparkan tatapan sangat tajam ke sosok saudara sulungnya yang baru saja membuka pintu ruang kerja ayah mereka. Reaksi diperoleh dari Barret hanya berupa senyum tidak bersalah. Dan, hal tersebut sukses membuat Synda semakin kesal. “Tidak lama. Dad tahu alasanmu terlambat karena apa kali ini. Dad akan memahami.” “Dad memang sangat memahamiku. Dan, apakah Dad sudah mengatakan pada adikku tentang proyek yang harus ditanganinya?” “Benarkah, Dad? Wow, berita sangat bagus. Trims, Dad.” “Sudah Dad beri tahu. Proyek akan berjalan sesuai rencana. Dad yakin adikmu dapat menangani dengan baik. Jika kau tidak ingin dikalahkan. Kau juga harus bekerja keras.” Synda langsung membalas tatapan Barret dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN