Perbincangan tentang rencana pernikahan kedua keluarga itu memenuhi ruangan tamu kediaman Jo. Perkumpulan kedua keluarga itu tidak sehangat biasanya, tidak ada lagi canda tawa yang dulu kerap menghiasi saat berkumpul mereka. Kedua orang tua mereka seakan pasrah dan menyerahkan semuanya pada sang takdir dan berharap takdir akan menuntun anak-anak mereka ke jalan dimana keduanya akan menemukan kebahagiaan yang abadi. *** Pernikahan adalah hal sakral yang seharusnya tidak ada dusta di dalamnya. Hari yang seharusnya menjadi hari yang paling bahagia di dalam hidupnya berubah menjadi hari di mana ia kehilangan senyumannya untuk selamanya. “Jo,” suara familiar itu membuat Jo mengarahkan pandangannya ke balik punggungnya. Jo tidak dapat menyembunyikan rasa keterkejutannya. Lelaki yang menjadi a

