Chapter 20

1720 Kata

Pemakaman yang berlasung dengan kesedihan dan air mata. Semua orang bahkan memalingkan wajah karena tidak sanggup melihat bagaimana kejatuhan dan keterpurukan Kenzano di hadapan jasad Keisha yang sudah dikebumikan. Bagaimana cowok itu berteriak, menolak untuk melepaskan Keisha yang perlahan dikebumikan dan akhirnya jatuh tak sadarkan diri. Sungguh pemandangan yang sangat menyayat hati. Ayah dan kakak kandung Keisha yang asli hanya bisa menatap kasihan dan iba pada sosok Kenzano yang dibopong oleh saudara kembarnya juga sahabatnya. Ketiganya memutuskan untuk pergi dari pemakaman guna memberikan pertolongan bagi Kenzano. Cowok itu sudah melewati berbagai macam kejadian buruk dan pastinya sangat lelah. Terakhir kalinya, dia berjuang menolong Keisha yang bahkan masih belum sadarkan diri wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN