22. Keputusan Aisyah "Ustaz Ammar ..." Sapaan Aisyah tidak dibalas oleh Ammar. Lelaki berkulit kuning langsat itu malah malah membuang muka ke Arah yang lain. Lebih dari itu. Aisyah dibuat terkejut karena Ammar sedang bercengkrama bersama seorang gadis. Mereka terlihat sangat akrab. Seketika batin Aisyah memendam pertanyaan tentang gadis yang bersama Ammar. "Sebaiknya kita ke kamar Buya," ucap Ammar. "Abang Ammar, apakah ada yang mau bicara, kok ga disahutin sih?" Alih-alih menjawab. Malah Shaqila yang melemparkan protes. "Nanti saja Dek, kita ke ruangan Buya dulu semuanya," sahut Ammar kemudian beranjak dan melangkah menuju ruang perawatan. Sepanjang langkah mereka, Aisyah sempat berkenalan dengan Shaqila. Mereka berbincang sekilas sembari mengayun kaki. Saling saling melempar t

