23. Keputusan Aisyah (2) "Kalau begitu keputusan saya sudah bulat. Saya tidak akan menerima pinangan ini ..." Aisyah memicingkan mata usai berucap. Ammar langsung memandangnya sebagai tak percaya dengan kalimat yang baru saja keluar dari bibir Aisyah. Aisyah berpikir, buat apa ada pernikahan jika hanya akan menimbulkan luka. Dan dia tidak ingin menjadi sebatas pelarian untuk Ammar. Sempat tercenung saat lelaki mengatakan itu selama ini dia memendam cinta dalam diam pada seorang gadis. Aisyah kaget. Meskipun sebelumnyatidak pernah memecahkan perasaan yang lain pada lelaki itu, tapi yang dia bingung mengapa harus ada yang menghilangkan batin. "Apa ... Aisyah, kamu tidak bercanda, kan?" Pertanyaan yang tidak perlu ditanyakan kembali. Ammar paham jika kalimat Aisyah serius. Lagipula siap

