Empat puluh delapan

553 Kata

Nial masuk kedalam kantor nya dan menemukan Ema yang sedang menyesap teh hijaunya membuat Nial menghela nafas lega. “kau dari mana?” tanya Ema menghampiri Nial dan mengelap keringat dikening nial “dari kantormu” jawab Nial jujur lalu mengambil tangan Ema yang baru saja mengelap keningnya. “benarkah?” “hm” “tadi aku dijemput oleh Miko. Dan ya, ada surat dari Miko” ujar Ema mengingat tadi Miko menitipkan surat pengunduran dirinya pada Ema. “surat?” “iya” “dimana?” “diatas mejamu” jawab Ema menunjuk meja Nial. Nial membaca surat yang dikirimkan oleh Miko, surat pengunduran diri. Nial meremas rambutnya, ia harus mencari sekretaris lagi. Sangat disayangkan pria kompeten seperti Miko harus mengundurkan diri. Flashback! “BERHENTI!” teriak Ema membuat Miko langsung mengerem dengan mend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN