"Kamu kenal mereka, Han?" tanya Anggi yang saat itu berada tepat di samping Hana. Anggi tahu betul kalau orang-orang yang berada di depannya ini bukanlah penduduk sekitar. Tentu saja! Bukan hanya dia, tapi siapa pun, yang melihatnya juga pasti akan berpikir begitu. "S-saya ...." Hana tak langsung menjawab. Sebaliknya, wanita itu justru tampak kebingungan sembari menelan salivanya dengan susah payah. Kalau ditanya kenal, tentu saja dia kenal dengan orang-orang yang berada di depannya ini. Hanya saja .... "Ini adalah pemilik rumah yang waktu itu, Pak." Perhatian semua orang yang berada di sana teralihkan seketika saat mendengar pernyataan dari kepala desa. Begitu pun, dengan Hana. Kalau kepala desa bilang seperti itu, berati sebelumnya Adam sudah pernah melihatnya. Begitu, kah?

