Alex tidak mengintai Rani karena asyik tiduran akibat semalam hura-hura bersama wanita malam yang menjadi anak buah ibunya sendiri. Ibunya selalu menanyakan kapan ia punya cara untuk membawa Rani. Ibunya kembali marah-marah karena Alex masih saja belum menemukan caranya hingga sekarang, padahal mereka sudah merasa tahu keberadaan Rani dan Sholeh. Meski begitu mereka tidak bisa dengan mudah mengambil Rani begitu saja, apa lagi membawanya secara paksa. Lingkungan pesantren juga bukan hal mudah bisa memasukinya, terlebih keluarga ustadz Sholeh yang begitu di hormati di kota itu. Malam harinya ibunya melihat lagi Alex yang tengah bersenang-senang bersama wanita di bar. “Plak," Mommy Sen menampar kepala Alex yang tengah asyik minum alcohol bersama para gadis di Bar. “Apa sih Mom?” dengan ma

