"Mas, besok boleh Rani ke pasar. Di kulkas ngak ada persiapan buat masak besok soalnya,” tanya Rani pada Sholeh yang sedang memabaca buku. “Oh ya, Mas punya sesuatu. Tadi ada bapak kurir baru nganter paket yang beberapa hari yang lalu udah Mas pesan,” Sholeh mengambil plastik paket dari dalam laci. Rani bingung karena Sholeh bukan menjawab pertanyaannya malah ingin memberikan sesuatu, Pikir Rani jika Sholeh tidak mau mengizinkannya pergi keluar. “Ini, bukalah,” Sholeh menyerahkan plastic paket di tangannya. “Apa ini Mas?” “Buka saja dulu,” sahutnya. Rani membuka dengan pelan, sedikit deg degan karena baru pertama kali mendapat hadiah dari suaminya. Rasa penasarannya sampe ubun-ubun. Rani bengong menatap dua kain hitam di tangannya. “Pakailah ketika kamu ke luar atau kemana saja?” uc

