Pintu kayu berukuran besar yang baru saja Charlotte lewati kini kembali tertutup sempurna. “Selamat datang, Yang Mulia ratu Charlotte,” sambut William yang ternyata saat ini duduk di atas singgasananya. Charlotte berdiri di tempatnya. Jangankan memberi salam kepada William, membalas sambutan pria itu saja membuat Charlotte enggan. “Apa maumu?” “Keinginanku sederhana. Kembalilah ke sisiku,” jawab William tanpa basa-basi. Pria itu langsung mengutarakan keinginannya dan tak ingin membuang waktu percuma. Pria itu tampak sedang terburu-buru seolah dikejar sesuatu yang Charlotte sendiri tak tahu. “Sadarlah William. Aku sudah membiarkan kamu dengan Amber. Aku tahu kalau kamu lebih menginginkan Amber dari pada aku,” jawab Charlotte. Charlotte sama sekali tak memiliki keinginan untuk kembali

