RAHASIA (1)

2398 Kata

Sekar sedang menyiapkan sarapan di dapur ketika Faisal yang sudah berpakaian rapi keluar dari kamar dengan menenteng tas berisi pakaian. Tanpa sengaja, Sekar memperhatikan laki-laki itu dan Faisal ternyata juga melakukan hal yang sama. Namun, Faisal seketika dijalari perasaan bersalah saat melihat mata Sekar yang terlihat sembab, sisa menangis. Hatinya mendadak nyeri luar biasa. Dia bahkan tidak melihat sorot kebencian di mata Sekar. Padahal kalau boleh jujur, Faisal sudah menghujani hati Sekar dengan ribuan belati, menikam tepat di jantung. Seharusnya Sekar membencinya setengah mati. Akan tetapi, lihatlah, bahkan Sekar sudah menyiapkan masakan untuknya pagi ini. Sup iga resep sang ibu yang menjadi menu favorit Faisal. “Mas mau pergi?” tanya Sekar dengan suara bergetar. Meski susah payah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN