Bab 22

4031 Kata

Kalau lo berharap aku terbangun dengan ketenaran berlimpah setelah aksi serobotan pameran busana beberapa waktu lalu, lo salah besar. Salah, salah besar. Bukan ketenaran seperti yang kuimpikan yang kudapat, justru sebaliknya, masalah besar datang menghadangku. Super besar kalau aku boleh berlebihan. Problematika yang membuat keadaan memburuk. Terlebih hubunganku dengan Ibu yang memasuki tahap-tahap gencatan senjata.   Keesokan hari setelah malam penuh mendebarkan tersebut berlangsung, memang benar koran-koran internasional memuat tampangku. Namun, berita yang menggiring fotoku mampu membuat siapa saja yang memiliki hubungan denganku, baik darah ataupun enggak, seperti tertampar secara langsung. Baiklah, aku memang sudah memasuki tahap lebay selebay-lebaynya. Tapi sungguh, headnews di be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN