Pernahkah kalian merasakan kalau orang asing lebih mengerti kamu dibandingkan orang-orang dekat kamu? Itulah yang Lavender rasakan sekarang. Dia merasa kalau berada di sisi Nicklaus, dia bisa lebih dimengerti. Seolah, mereka melalui banyak hal yang serupa. “Kamu akan bahagia, kelak.” Nicklaus menjawab dengan senyuman kecil di wajahnya. Senyuman yang sebelumnya pernah ia berikan ketika Lavender melihatnya bernyanyi di panggung. Lavender merasakan jantungnya berdegup sangat kencang, nyaris menggila ketika Nicklaus menatapnya seperti itu. Tatapan mereka seperti terkeunci untuk beberapa saat, lagi-lagi mereka merasa kalau dunia hanya berputar untuk mereka berdua. “Aku tahu rasanya … mempertanyakan apakah diri kita bahagia atau tidak.” Nicklaus kembali berbicara, membuat Lavender terlonj

