Chapter 42

1132 Kata

Nicklaus dulu anak yang baik. Dia dicintai oleh keluarganya. Kehadiran adiknya juga tidak membuat kasih sayang kedua orang tuanya berubah darinya. Semua masih sama saja. Nicklaus dulu juga adalah anak yang penurut dan selalu berdo’a untuk kebahagiaan dia dan keluarganya. Hingga pada satu waktu, dia sadar kalau kedua orang tuanya selalu menuntutnya untuk lebih dan lebih. Nicklaus masih kelas dua SMA saat itu, ketika dirinya selalu merasa tidak puas. Selalu merasa kalau dirinya harus lebih dan lebih lagi demi membahagiakan kedua orang tuanya. Nicklaus selalu mengatakan, kalau dia tidak ingin meneruskan bisnis keluarga, karena dia juga memiliki mimpi yang tidak kalah pentingnya bagi dia. Nicklaus dengan lugunya dulu, berpikir kalau orang tuanya tidak masalah dengan itu. Bahwa mimpi seorang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN