"Menyedihkan sekali," ucap Dion menatap pantulan dirinya di depan cermin wastafel. Kalimat itu adalah kekecewaan untuk dirinya sendiri. Bagaimana tidak, Dion tak menyangka di usianya yang ke-22 tahun, dijodohkan sepihak oleh ayahnya. Sekarang ia mengerti bagaimana perasaan Siti Nurbaya ketika dijodohkan, padahal memiliki Samsul, pasangan yang Nurbaya cintai. Ayahnya menjodohkan Dion tanpa peduli dengan perasaannya, yang ayahnya pikirkan hanyalah soal kekayaan semata. Hah, Dion benci keadaan ini sekarang. Berapa lama pun ia di kamar mandi, baginya tidak masalah. Dion juga tidak melakukan aktivitas apapun di kamar mandi, itu hanya alibinya saja untuk kabur. Ia tak berminat sama sekali membicarakan perjodohan dengan wanita yang tidak pernah ia cintai. Bahkan keinginannya sekarang adal

