PART 162 - LAWAN

1067 Kata

"Hah …" Dion menghela nafas berat, yang tentu saja menarik perhatian Mario yang duduk di sebelahnya. "Ngapa sih ngana?" "Gapapa, lagi males aja kuliah." "Biasanya gue yang kayak gitu, kok jadi gantian? Jangan-jangan nular hehehe," ujar Mario terkekeh yang sebenarnya tidak lucu. Ia hanya mencairkan suasana saja, agar Dion tidak sedih berlarut-larut. Mereka terdiam cukup lama di dalam mobil. Mungkin 10 menit, atau 15 menit atau mungkin 20 menit? Entahlah, Mario juga tidak tahu. Yang pasti Dion terus saja termenung seperti orang tak punya harapan. "Gue lagi males masuk. Lu bawa aja mobil gue ke kampus." "Terus lu?" "Jagain Sena di rumah sakit." "Yailah, gimana sih nih calon dokter. Udah ada Mira yang jaga, tenang aja. Sena aman di sana." "Tetep aja gue ga tenang." Mario menghela, "K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN