PART 220 - TAMAN RAHASIA

1056 Kata

"Sena sukaaa banget." Dion menoleh, menatap Sena yang terus-menerus memandangi dua buket bunga. Yang satu untuk Sena, dan yang satu untuk Diana. Pada akhirnya, Sena tidak bisa memilih bunga apa yang ia suka. Jadi Glenn memetik semua bunga disana untuk Sena, dan dijadikan sebuah buket. Sena senang bukan main. Dan tentu saja Glenn memberikannya gratis. "Dion, kalau misalnya Sena mau ajak mama ke tempat Glenn. Boleh ga?" Dion tersenyum, "Boleh …" "Asyiik," Sena bertepuk tangan senang, "Sena mau ajak mama main." "Sen." "Iya?" Sena menoleh. "Kita jadi ke rumah mama?" Dion menghentikan mobilnya di depan halaman rumah, dan seperti biasa mobilnya diambil alih seorang pelayan untuk diparkirkan. Dion menggandeng tangan Sena masuk. Terakhir kali Dion kesini saat perjamuan makan siang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN