Bab 18-2

610 Kata

Ini adalah hari pertama Sarah berada di Amerika dan akan pergi ke kampus. Sarah cukup yakin untuk bisa belajar sambil mengingat jasa Rama yang sudah membimbingnya dengan sabar. Begitulah Sarah, apapun kebaikan yang dibuat seseorang padanya dia akan selalu ingat jasanya sampai mati. Sekarang, Sarah baru saja bertemu dengan pemilik asrama yang langsung mengenal wajahnya dari kandidat para penerima beasiswa. Nyonya bertubuh gempal itu akhirnya membawa dirinya ke kamarnya di sebuah lorong yang mirip sekali dengan hotel itu, jangan bilang kalau isi kamarnya mirip sekali dengan sebuah hotel yang bisa memanjakan dirinya karena dia tahu betapa mahalnya kalau tinggal di kos, biayanya bisa sampai ratusan juta karena ada AC dan Wi-Fi, tapi karena dia sudah mendapat beasiswa, biaya hidupnya si tanggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN