
"Di mata dunia, dia adalah pahlawan. Di mata Rayyina, dia adalah iblis yang membunuh ayahnya demi sepasang pangkat di bahu."
Lima tahun lalu, Rayyina melarikan diri dari neraka dengan hati yang hancur berkeping-keping. Ia meninggalkan Mayor Fahri Al-Ghazali, pria yang pernah menjadi dunianya, namun berbalik menjadi pengkhianat paling keji yang merenggut nyawa ayahnya.
Kini, Rayyina kembali sebagai dokter bedah trauma yang tangguh. Ia pikir ia sudah aman dalam perlindungan dr. Adrian, tunangannya yang sempurna.
Namun, gempa bumi dahsyat di perbatasan memaksa Rayyina menginjakkan kaki di wilayah kekuasaan Fahri.
Fahri yang sekarang bukan lagi pria yang dikenalnya.
Dia dingin, berbahaya, dan memiliki obsesi gelap untuk mengklaim kembali apa yang pernah menjadi miliknya.
Di bawah bayang-bayang reruntuhan dan desingan peluru, Fahri menggunakan otoritas militernya untuk mengurung Rayyina.
"Kau boleh memakai cincin pria lain, Rayyina. Tapi di tanah ini, kau adalah tawanan perangku. Dan aku tidak berniat melepaskanmu tanpa luka."
Di tengah paksaan dan sentuhan yang membakar, Rayyina terjebak dalam dilema yang mematikan:
Ia tidak tahu bahwa pria yang ia anggap penyelamat justru sedang menuntunnya ke lubang eksekusi, dan pria yang ia benci setengah mati adalah satu-satunya yang siap terbakar di neraka demi melindunginya.
Saat pengkhianatan masa lalu beradu dengan gairah yang tak terkendali, siapakah yang benar-benar bisa dipercaya?
Dan sejauh mana Mayor Fahri akan bertindak untuk memuaskan obsesi terpendamnya?
