Seminggu setelah acara pernikahan Sam dan Aira, Nadira banyak menghabiskan waktu di ruko, di mana tadinya Sam membuka warung makan. Bersama Bimo, Nadira memasak seadanya agar pemasukan tetap ada meski sang empunya warung masih honey moon. Jangan tanya bagaimana repotnya dia. Baru buka tiga hari, ia sudah kewalahan. Banyak pelanggan baru yang datang lantaran sebelah pasar dibuka gudang konveksi. Meskipun di sana ada kantin, tapi ada saja yang bosan lalu mencari menu lain. Sedang rumah makan yang ada di puncak milik Sam, sementara ditutup. Lidah wisatawan cukup sensitif jadi harus ditangani langsung. Menjelang tutup, Bimo yang seharusnya ikut bersih-bersih piring kotor malah bergegas pulang dengan alasan anaknya demam. Mau tak mau, Nadira terpaksa mengijinkannya pergi. Padahal ia sendiri k

