ciuman

1111 Kata

Ciuman itu hanya berlangsung sebentar. Sam berusaha mati-matian agar keinginannya tidak tumpah dan berlebihan. Aira mungkin tidak menunjukkan rasa kesal, tapi tetap saja Sam terlalu takut untuk memberitahu perasaannya sendiri. Selain konsekuensi yang harus ditanggung, mungkin trauma itu belum benar-benar pergi. "Aira, a-aku minta maaf," bisik Sam mengambil ujung jemari Aira dengan perasaan khawatir. Entah kapan terakhir kalinya Sam menggengam tangan itu. Hatinya terlalu senang hingga akal sehatnya sebagian telah menghilang. Bukannya menanggapi ucapan Sam, Aira justru terisak kencang. Lututnya serasa lemah hingga gadis itu terpaksa berjongkok untuk meredakan rasa syoknya. "Ada apa? Kamu sakit?" tanya Sam kebingungan. Dengan sigap ia mengangkat tubuh Aira lalu mendudukannya ke sofa. Sam t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN