Panggillan Bos

817 Kata

  "Hati-hati bawa motornya, Je! Jangan kebut-kebutan!"   Sehabis sarapan bersama. Gue anterin 2 Bidadari dengan berat hati. Kasian gue sama si Vio, walaupun ABG yang gue boncengin ini keliatan mungil-mungil, beratnya jangan ditanya. Mungkin di atas angka 50.   Think Big. Think Mini.   "Di depan berhenti, Bang! Berhenti!" Adek gue, Ayla. Nyubit perut gue gegara sekolahannya udah kelewatan beberapa meter.   "Sakit dih!" Gue sewot.   "Lagian disuruh berhenti malah jalan aja!" bales dia enggak kalah sewot.   "Lah? Emang tadi elu ngomong?" Jidat berkerut, alis gue ngangkat sebelah.   "Makanya jangan kebanyakan minum obat! Jadi budeg'kan!" Si anyink! Yang gue minum itu PROMAG, apa hubungannya coba sama telinga? Ngefek ya?   "Elu tadi manggil 'Bang! Bang!', emangnya nama gue Bamb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN