Callista terbangun di tengah malam ketika mendengar suara tangisan bayi mengganggu tidurnya. Matanya berkedip beberapa kali saat dia menggerakkan tubuhnya untuk duduk dan mengambil jiwanya yang masih terbang di alam mimpinya. Sebuah tangan terulur untuk menyalakan lampu di kamarnya hingga suasana ruangan yang semula gelap, kini langsung menjadi cerah dengan bantuan lampu tersebut. Sesaat wanita itu menyadari bahwa statusnya sebagai ibu baru memang agak berat, namun di sisi lain wanita itu bersyukur. Penantian 2 tahun pernikahan akhirnya dibalas dengan kehadiran Grayson yang tampan dan lucu. "Iya sayang, Ibu datang," kata Callista sambil menghentak-hentakkan kakinya dan berjalan menuju buaian di sudut kamarnya. Callista mengangkat tubuh kecil putranya dalam pelukannya, lalu membawanya k

