Terpaksa Kembali

1006 Kata

Melirik ke sekelilingnya, Renata mendapati banyak orang yang sedang memperhatikannya sambil berbisik-bisik. Ia merasa tadi tidak seramai ini, lalu mengapa tiba-tiba para pengendara berhenti? Pria di hadapannya menatap lekat, menampilkan wajahnya yang sungguh tak bersahabat. Sementara dirinya sendiri, tampak seperti orang linglung. “Ngapain, hah? Dasar bodoh!” maki Rasyadan, tepat di depan wajah Renata. Renata mematung di tempat, tak mengerti kekesalan Rasyadan. Apa dia pikir ia akan bunuh diri? Sungguh, Renata malah ingin tertawa melihat pria agung itu terkesan mengkhawatirkannya. Sepertinya ini waktu yang tepat untuk membuat Rasyadan tak berkutik, dan ia bisa memutuskan sesuatu tanpa bantahan. Baiklah, tidak ada salahnya berpura-pura akan mengakhiri hidup. “Saya gak mau ikut!” Renata m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN