“Kenapa kamu bilang Mama dijahatin? Laki-laki yang lagi sama Mama belum tentu orang jahat, Dela, bisa aja itu temannya.” Rasyadan mengomel, mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. “Mama bilang, kalau sudah malam, banyak laki-laki jahat. Kalau sudah malam, jangan sendirian di jalan, nanti ada yang culik. Sekarang Mama 'kan lagi sendirian, terus ada laki-laki yang mau jahatin Mama. “Katanya, Dela jangan mau kalau ada yang nyuruh ikut, jangan terima kalau ada yang mau kasih makanan atau minuman dari orang asing. Kalau Dela diculik, Mama gak punya uang buat tebus Dela.” Radela bicara panjang lebar dengan mimik serta nada polosnya. Rasyadan memutar bola matanya malas. Entah bagaimana caranya Renata mendidik anak, hingga gadis itu berpikir jauh seperti sekarang ini. Memang ada benarny

