"Dari mana saja?" Doris terkejut saat mendengar seseorang tiba-tiba sudah berdiri di balik pintu, sambil menyilangkan kedua lengan tangannya di d**a menatap Doris penuh intimidasi. "Bukan urusanmu." "Aku tanya, dari mana saja?" tekan Zahir, "ini sudah waktunya manusia tidur, tapi kamu baru pulang." Merasa lelah akan apa yang terjadi hari ini, Doris memutuskan mengabaikannya dan masuk ke dalam kamar mandi, tanpa berniat menjawab pertanyaan tak penting yang mungkin membuat suasana hatinya semakin tidak karuan. "Aku tanya baik-baik, jangan kamu diam saja." Zahir tak gentar, ia terus saja mengikuti kemana Doris pergi. Bahkan juga ikut masuk ke dalam kamar mandi tanpa rasa malu namun hanya menunggu saja. "Keluarlah, aku lagi tidak mood bicara." ujar Doris. Nada lemas yang keluar dari

