Periksa

1543 Kata

* “Bagaimana, Pak Bakri? Pak Johan?” Suara Bhumi memecah keheningan di dalam rumah Pakde Bagus, yang sejak Gendhis datang sudah terasa mencekam. Jangankan sambutan sayang, bahkan ejekan dan omelan oleh Tante dan anaknya saja tidak ada saat Gendhis berkunjung hari ini. Begitu dia masuk, semua sudah tegang di hadapan dua pengacara yang entah melakukan apa sampai ketiga keluarga Gendhis itu kicep, tak berdaya. “Mereka memang bersalah, Pak Bhumi. Semua hak yang seharusnya menjadi milik Ibu Gendhis, tidak disampaikan secara semestinya. Bukti dan keterangan mereka sama, Pak. Mereka tidak berusaha menyembunyikan sesuatu.” Jelas Johan, salah satu dari pengacara itu. “Baiklah, terima kasih banyak atas penjelasannya, Pak Johan. Biarkan saya bicarakan ini dengan mereka dulu.” Kedua pengacara it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN