Pernikahan Laura

1446 Kata

“Apa kalian tuli?” Bhumi berteriak lagi. “Cepat keluar atau kubakar mobilmu, Jim!” Laura dan Jimmy saling berpandangan sekali lagi. Seolah-olah, mereka sedang bertanya, bagaimana ini? Sementara di luar sana, Gendhis sedang berusaha menenangkan Bhumi. Jelas saja wanita hamil itu malu. Pasalnya, teriakan suaminya sudah pasti menimbulkan perhatian para tetangganya meskipun mereka tidak terlihat menunjukkan diri secara langsung. Apalagi, jarak antar rumah di kompleks perumahan Gendhis tidak seluas halaman rumah pribadi Bhumi. Untuk para bodyguard, mereka tidak ikut campur soal ini karena mereka tahu, itu bukan ranah mereka. Tak lama, Jimmy dan Laura keluar dari mobil dari pintu yang sama. Sebab, Laura masih berada di pangkuan Jimmy, hanya memisahkan diri sedikit saja saat terkejut. Keduan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN