“Anda tidak apa-apa, Bos?” Tanya Jimmy dengan sambungan yang lain. “Ssshhh, kakiku terbentur, Jim. Kepalaku juga berdarah. Mungkin, aku kesulitan jalan.” “Kami akan segera kesana, Bos.” “Jangan! Biar orang-orang saja yang menolongku. Kita buat Papa merasa menang dulu. Aku ingin bermain-main sedikit dengannya, Jim.” Hening. Tak ada balasan apapun dari Jimmy. Kentara sekali jika Jimmy kurang menyukai cara Bhumi. “Oh, ya. Kamu sudah mengumpulkan buktinya kan, Jim? Ada tidak? Mereka mengatakan sesuatu tidak?” Tanya Bhumi lagi. Lelaki itu berusaha mengangkat kakinya yang terasa nyeri. “Ada, Bos. Dan memang mereka sudah merencanakan semuanya.” “Ya. Aku tahu. Mobil yang menyerempet ku tadi itu Papa kan?” Jimmy terdengar menghela nafas berat. “Sudah kuduga. Makanya, aku mau bermain-main d

