Author Pov. Tsabina dan suaminya tengah duduk di dekat pusara sang Ibu dan Ayah, yang telah meninggalkan Tsabina selamanya. Tsabina menitihkan airmata, lalu mengelus nisan sang Ibu dan Ayah, mereka duduk di tengah. Dulu ketika ayahnya meninggal memang masih ada tanah kosong di sebelahnya, dan untungnya tanah tersebut masih kosong, lalu ia menemui pengurus makam di sini untuk menempatkan ibunya di sebelah ayahnya. “Ayah, Ibu, Bina di sini, Bina membawa suami Bina untuk di kenalkan ke Ibu dan Ayah,” kata Tsabina. “Assalamu’alaikum, Ibu, Ayah. Saya menantu Ibu dan Ayah, nama saya Antares Mahardika, saya mencintai anak Ibu dan Ayah, restui kami,” kata Antares. “Dan, Maaf karena saya baru kemari, dan terlambat mengenalkan diri.” “Ibu, Ayah, sekarang Ibu dan Ayah tidak perlu khawatir, karena

