Mapo

2396 Kata

Tata melangkah ringan di trotoar kecil yang membelah jalan sempit di sudut kota Seoul. Udara dingin masih terasa menusuk tulang, meskipun musim dingin sudah mulai berganti menjadi awal semi. Salju yang dulu menutupi aspal kini berganti menjadi genangan kecil sisa lelehan, membuat langkahnya harus hati-hati agar tak tergelincir. Ia baru saja turun dari bus kota setelah seharian berada di kampus, membahas riset disertasinya bersama profesor dan kolega-koleganya di jurusan fashion. Di pundaknya, tas besar berisi sketsa rancangan dan laptop terasa berat, tapi semangatnya untuk segera sampai ke bengkel tempat mobilnya diperbaiki membantunya menepis lelah. Di matanya, hari itu semestinya hari biasa. Hari yang normal, bahkan cukup menyenangkan. Ia menyukai hidupnya di Korea Selatan—jauh dari sor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN