Chapter 12 Athaya tersenyum melihat begitu semangatnya Elsy untuk belajar di rumah. Berkat Belinda dalam waktu satu hari ia bisa mendaftarkan putrinya untuk sistem belajar di rumah. Bahkan hari ini, Athaya sengaja mendatangkan tukang untuk membuatkan taman bermain mini di halaman belakang rumah barunya ini. Semalam ia begadang membuatkan design taman untuk putrinya. Ia tidak ingin masa kecil putrinya terganggu. Athaya masuk ke dapur dan mendapati Elsy sedang makan di kursi khusus anak sedang menikmati buah naga sebelum memakan wafel brokoli favoritnya. “Papa, Elsy seharusnya duduk di kursi biasa saja. Elsy bukan adek bayi,” katanya dengan mulut penuh buah naga. Athaya menggeser satu kursi dan duduk merapat pada Elsy. Ia juga mengulurkan tangannya dengan jempol ia mengusap sari buah yan

