Di malam yang dingin dibalut hari putih ini, tak pernah terbayangkan olehku bahwa aku kembali bertemu dengan dia, sosok yang paling tidak ingin aku temui di dunia ini. Dinginnya hari sudah membungkus tubuhku yang terus menggigil, jalanan yang sudah tertutupi oleh salju sudah cukup membuat langkahku berat, pemandangan serba romantis sudah cukup menyayat perasaan sepi, anak-anak yang tertawa riang bersama orangtuanya sudah cukup membuat pikiranku kacau. Seolah perjalan terakhirku di negeri sakura ini menjadi hari tersialku, memunculkan kembali dengan paksa semua luka lama itu. Serpihan-serpihan masa lalu yang sudah terkubur dalam kini muncul perlahan-lahan, bagai kejahatan yang terkuak, atau aib yang telah terbuka. Semua tubuhku mati rasa melihat laki-laki itu, laki-laki yang tengah asik t

