Dua Puluh: Where Are You?

1384 Kata

“Lo harus kasih keputusan Fi.” Nuga menggertakkan giginya, sembari mencengkram lengan adiknya yang sudah berada di ambang pintu. Ini pertama kalinya, ia sangat marah kepada Fiona. Sudah 2 minggu setelah pengumuman, tapi Fiona tidak menunjukkan tanda-tanda akan membalas sesuai keputusannya. Alih-alih berpikir matang-matang soal pendidikannya, Fiona justru menghabiskan 2 minggunya dengan mencari Aksa dari pagi hingga malam. Cowok bodoh yang dengan seenak udelnya kabur entah kemana. “Kak, gue lagi nyari Aksa.” Fiona melepas cengkraman Nuga yang mulai terasa menyakitkan. “Kasih gue waktu.” “Gue tau!”Nuga sedikit menaikkan nada suaranya, membuat Fiona sedikit kaget. “Tapi gue gak mau lo nyia-nyiain sekolah ke Paris! Impian lo sejak 6 tahun lalu! Gue bahkan nyari beasiswa buat lanjutin S2 di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN