Dua Puluh Dua:Keputusan

1260 Kata

“3 minggu,cukupkan untuk mengurus administrasi?” Nuga yang sedang mengunyah permen karetnya dan bermalas-malasan sontak bangkit. Fiona mengabaikan reaksi kakaknya itu, dan menatap serius Ares yang duduk di sofa sembari memegang stik PES. Pria paruh baya itu, menatap putrinya kaget tak memperdulikan karakter gamenya sudah K.O. “Kamu menakuti Ayah,Nak.” Ares menatap anaknya dengan senyum terkembang. Bahkan anaknya itu baru saja kembali dari rumah sakit, dan belum berganti pakaian tapi sudah berhasil membuat seisi rumah kaget. “Mengurus administrasi apa?” “Aku akan ke Paris.” Fiona mengembangkan senyumnya yang terkesan terpaksa. “Secepatnya, aku ingin langsung berangkat setelah prom night 3 minggu lagi.” Ares melirik Paras yang baru saja menghampirinya, setelah berkutat cukup lama di dala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN