“Lo dengerin kita gak sih?” Fiona yang sibuk mengisi berbagai lembar administrasi di depannya hanya mengangguk. Walaupun terlihat fokus pada lembar dihadapannya, tapi ia mendengar segala celotehan keenam temannya sejak ia kembali dari TU. Zahra yang tak henti mengingatkannya untuk selalu melakukan Skype di paris nanti. Wilsa yang menghimbau agar dirinya lebih peka pada sekitar. Dena yang berceloteh lebar soal tidur yang cukup. Davina yang mengingatkan tentang cuaca ekstrim yang akan dihadapinya. Aurel dengan segala rasa penasarannya akan kuliner di Paris. Dan Yola yang mengingatkannya untuk tetap bahagia. Ia mendengar semuanya bukan? “Kalian gak sibuk apa? Den, Dav,Yol lo gak siapin berkas buat lapor diri setelah SNMPTN?” Fiona menatap jengah teman-temannya, saat ia sudah lelah mendengar

