Akan Menyingkirkan

1231 Kata

Suara ketukan hak stiletto Isabella bergema di lantai marmer putih yang mengkilap. Interior rumah mewah itu nyaris tak berubah—megah, dingin, dan rapi seperti yang ia ingat. Aroma mawar segar menguar dari vas kristal yang berdiri angkuh di atas meja console. Pelayan itu berjalan cepat di belakangnya, berusaha menghentikan langkah Isabella tanpa terdengar kasar. “Nona Bella… Tuan Dominic sedang—” “Di mana Dominic?” potong Isabella, suaranya datar tapi mengandung tekanan halus yang membuat pelayan itu menelan ludah. “Jangan bilang dia tidak ada. Aku yakin dia ada di sini.” Pelayan itu menunduk, matanya gelisah. “Tuan… Tuan Dominic tidak ada di rumah, Nona. Beliau sedang… ada acara.” Isabella berhenti di tengah ruang tamu yang luas, menatap pelayan itu dengan tatapan menusuk. Senyum tipis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN