Suara langkah kaki membuatku menghentikan aktifitas yang sedang ku lakukan. Ku lirik jam di dinding, pukul 11 malam, siapa yang berkeliaran malam-malam seperti ini? Tap..... Tap..... Tap..... Suaranya sungguh sangat jelas terdengar di telingaku. Aku mengetuk-ngetukan tangan ku pada meja. Berpikir keras siapa yang sedang berjalan menyusuri lorong asrama malam-malam begini? Karena penasaran, aku memutuskan untuk bangkit dengan pelan dan juga berjalan dengan pelan menuju pintu. Untung saja, di asrama ini di lengkapi dengan pintu yang berlubang sedikit. Untuk melihat keadaan di luar. Jadi aku memutuskan untuk melihat dari lubang tersebut. Mataku membulat, melihat seorang berjubah merah sedang berdiri di depan pintu kamarku. Aku meneguk ludah ku kasar, ketika pandangan mataku bertemu denga

