82 - Pembenaran

2133 Kata

Prang Detan yang sejak menyimak bawahannha menjelaskan berdiri menatap keluar,ada istrinya dengan wajah terkejutnya mendengarkan penjelasan anak buahnya tadi. Dengan senyum remeh Detan mendekati Ameera berdiri teopat didepanya sembari tangannya memanngil pengawalnya mendekat. “Kemari,” panggilnya dan pengawal itu berdiri menunduk di belakang Detan. “Jelaskan padanya berita apa yang kamu bawa untukku,” mundur selangkah,Detan membiarkan mereka berdua saling berhadapan satu sama lain. Pengawal itu tak langsung menjelaskan ,sejenak ia hanya diam tapi tak ingin membuat Detan marah padanya iapun mulai membuka suaranya,”tadi,Tuan memintaku untuk membunuh Qeila Purnamasari yang saat ini berada di kediaman Pak Lexion. Beberapa jam lalu para orang-orang yang saya peintahkan melaukannya,dan mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN