“Bang Sat, Bang Kai berhentiii!!!” Suara itu terdengar melengking seolah memecah langit di siang hari. Mulanya baik Kaisar maupun Satria tak menghiraukan leraian itu, tetapi saat sosok wanita penengah itu ambruk, barulah keduanya menoleh dan segera menghampiri sosok wanita yang terkapar akibat luka traumatisnya yang kambuh. *** Ruangan direktur utama, rumah sakit Mayapada Bogor Medical Center lantai lima. Seorang pria yang sudah berusia 57 tahun dengan beberapa lembar uban di rambutnya menatap tajam sosok Kaisar yang dalam keadaan kacau. Beberapa luka di bagian wajahnya, kulit wajah yang sobek di tulang pipi juga batang hidung yang kini darahnya sudah mengering. Belum lagi keadaan rambut yang acak-acakan, persis seperti berandalan. Beberapa kali Pak Giman selaku direktur utama rumah s

