Apa? Capek katanya? Gue kekanakkan? Serius nih? Kalo gue kekanakkan udah gue tusuk perut itu cewek daritadi! “Kamu gapapa, Ki?” Kaisar bertanya dengan menekan suaranya, berusaha bernada lembut mencoba mode ramah. Sebisa mungkin dia tak ingin memarahi istrinya meski tadi dia kelepasan membentak. Kaisar membantu Kikan berdiri, namun setelahnya Kikan menghempaskan tangan Kaisar dengan kasar. “Jangan tahan aku!” ucap Kikan penuh amarah. Dia berbalik dan meninggalkan dapur dengan kaki yang dihentakkan ke lantai, menyalurkan emosinya dalam setiap langkah kakinya. Sayangnya apa yang dia lakukan malah berimbas pada kesialan, niat hati ingin pergi marah dengan anggun tetapi dia malah terpeleset dan ambruk secara memalukan, bibirnya sukses mencium lantai marmer dan kini dia terlihat seperti ikan

