“Jadi gitu ceritanya … bolehkan kalau Kikan nginep di sini semalam aja?” tanya Satria menatap Arin yang duduk di hadapan Satria dan Kikan. Kedua tangan Arin melipat di depan dadaa dengan satu kaki ditumpang ke kaki yang lain, wanita dengan wajah datar bereskpresi dingin itu menatap Satria dan Kikan begitu tajam seolah tatapan dinginnya mampu mengubah atmosfer dalam ruang tamu minimalis tersebut. “Lagian Kikan kan istrinya Kaisar, dokter yang kamu dampingin, Rin …!” “Makanya itu! Karena dia istri dokter Kai gue gak bisa nerima dia!” potong Arin disela-sela Satria membujuknya. Satria menaikkan sebelah alisnya, dia bingung kenapa Arin sampai begitunya pada Kikan? Apakah diantara keduanya ada masalah? Sialnya Satria tidak tahu kalau Kikan dan Arin sudah saling mengenal tapi memiliki hubunga

