“Ya ampun! Mata gue ternodai!" pekik Vanila mencegah aksi Kaisar. "Sorry-sorry, gue bukannya mau ganggu tapi gue disuruh manggil lo bedua makan! Gue ke bawah ya, bye!” ucap Vanila setelah berhasil menghancurkan mood Kaisar. Kikan tahu, pasti Kaisar merasa kesal sekarang. Sebab, entah hilang kemana raut wajah manja milik suaminya itu. Kaisar tak mengindahkan ucapan Vanila, nyatanya dia malah bangkit dan mengambil jaket kulitnya. “Mau kemana, bang?” “Saya gak ikut makan. Kamu aja!” jawab Kaisar tergesa-gesa. “Aku aja?” ulang Kikan dengan ragu. Kaisar menghentikan aktivitasnya sejenak untuk menatap Kikan. Dia tahu betul jika dia meninggalkan Kikan, bisa-bisa Kikan akan terpancing ucapan Vanila nanti. Maka dia hanya akan membiarkan kekacauan terjadi. Jadi, Kaisar mengambil jaket lain mili

