Anne menikmati hari-harinya sebagai istri dari Andrew sang aktor terkenal di kotanya. Sikap Andrew yang terkesan dingin dan tidak peduli ternyata ia seorang pria yang romantis. Andrew tidak banyak berbicara tapi ia selalu memperlakukan Anne begitu manis. Setelah makan, Anne membersihkan meja makan dan mencuci semua peralatan dapur yang kotor. Anne mengikat asal rambut keritingnya yang panjang meninggalkan anak-anak rambut yang membuat ia semakin menggemaskan.
Andrew yang melihat istrinya itu seketika adik kecilnya bangun. Tanpa disadari oleh Anne kini Andrew telah berdiri di belakang Anne dan memeluknya erat.
"Kau menggodaku lagi honey " terdengar suara Andrew yang sedikit serak di telinga Anne.
Anne sedikit terkejut tapi ia tetap meneruskan kegiatan mencuci piring. Anne tetap tidak mengeluarkan suara hingga akhirnya ia mendesah karena ulah suaminya yang m***m itu. Andrew meremas pelan ke dua d**a Anne.
" Kau mengabaikanku, honey " Ucap Andrew di telinga Anne yang membuat Anne merasakan sensasi panas dingin di tubuhnya. Andrew menjilati daun telinga Anne dan semakin keras meremas d**a Anne. Andrew selalu turn on melihat istri cantiknya ini dan ia selalu ingin membuat Anne mendesah dan menyebut namanya.
" Drew aah" lirih Anne memegang kedua tangan Andrew yang berada di ke dua payudaranya. Anne memejamkan mata serta kepalanya sedikit mendongak ke atas dan bersandar pada d**a Andrew. Andrew membuat Anne b*******h dengan kecupan di leher Anne dan terlihat Anne menikmatinya.
Andrew yang sudah tidak tahan langsung mendorong Anne ke depan dengan tangannya menuntun tangan Anne bertumpu pada pinggiran wastafel sehingga Anne berada dalam posisi menungging.
Perlakuan Andrew membuat Anne kaget. Andrew mengangkat baju terusan Anne dari bawah dan terlihat b****g putih Anne yang mulus. Andrew meraba b****g Anne dan memukulnya pelan. Andrew memainkan inti Anne dan mulai memainkan jarinya di dalam inti Anne. Satu jarinya mulai bermain membuat Anne mendesahkan nama Andrew.
" Aah drew " Anne mengerang ketika jari Andrew terasa keluar masuk di dalam intinya.
Andrew menambahkan lagi jarinya dan sekarang langsung tiga membuat kaki Anne mulai bergetar karena sensasi yang dibuat Andrew.
Aah Drew a.. aku sudah ti.. tidak tahan lagi aah.. Anne menggenggam erat pinggiran wastafel karena kakinya sudah tidak mampu menopang tubuhnya yang gemetaran.
Andrew mempercepat tempo keluar masuk jarinya sambil terus meraba b****g dan punggung Anne yang terekspose. Tak lama kemudian Anne mengeluarkan cairan cintanya dan mendadak ia lemas.
"Aku akan memasukimu honey" ucap Andrew di dekat telinga Anne dan mengulum telinga Anne. Andrew menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Anne dan menghirup aroma Anne yang memabukkan. Tangan Andrew sedang meraba lubang kenikmatan Anne dan segera memposisikan juniornya. Andrew menekannya ke dalam dengan sekali hentakan yang kuat membuat Anne menjerit. Andrew mulai menggerakan bokongnya dan memompanya. Kejadian ini berlangsung hingga menjelang sore.
***
Andrew membawa Anne jalan-jalan menggunakan salah satu mobil mewahnya setelah Anne lelah melayani nafsu gilanya. Senyuman tak pernah lepas dari wajah tampannya. Ada dua mobil mewah yang mengiringi mobil Andrew dan Anne. Andrew menugaskan beberapa orang bodyguardnya untuk melindunginya dengan menggunakan mobil lain agar privasi ia dan istrinya tidak terganggu. Terlihat Anne yang terlelap di kursi sebelah Andrew.
Ia tidak pernah menyangka jika istri cantiknya ini adalah gadis kecil yang pernah ia selamatkan dari kejaran anjing gila di taman kota beberapa tahun yang lalu. Andrew kembali tersenyum ketika ia membayangkan kejadian dulu.
Flashback
Andrew muda sedang termenung di taman kota. Usianya baru menginjak 15 tahun. Tuntutan dari orang tua mengharuskan ia menjadi aktor terkenal. Berbagai macam kegiatan harus ia jalani dari les piano, akting hingga pemotretan menghiasi kehidupan Andrew muda. Andrew benar-benar bosan menjalani kehidupannya. Ia ingin memiliki kehidupan seperti remaja lain seumuran dengannya. Temanpun ia tak punya.
Ketika ia sedang melamun di salah satu ayunan di taman kota sontak ia kaget ketika mendengar teriakan dari gadis kecil yang sedang berlari dikejar seekor anjing gila. Gadis kecil itu terlihat ketakutan dan menangis meminta pertolongan tapi karena di taman sepi tak ada yang menolongnya. Semua orang sibuk bekerja. Gadis kecil itu terjatuh karena bajunya digigit oleh anjing gila itu. Andrew datang sebagai pahlawan dengan membawa ranting pohon yg ia dapatkan di dekat pohon besar dipinggir jalan. Andrew memukul anjing itu berkali-kali tapi anjing itu tidak mau pergi. Hingga akhirnya anjing itu melompat ke arahnya dan menggigit tangan Andrew. Andrew berusaha melepaskan gigitan anjing itu dari tangannya dan untungnya ia memakai jaket tebal karena musim dingin melanda kotanya. Gadis kecil itu tidak tinggal diam. Ia bangkit menolong Andrew dan memukul anjing itu dengan menggunakan ranting pohon yang terjatuh dari tangan Andrew. Anjing itu melepaskan gigitannya dari tangan Andrew dan melihat ke arah gadis kecil. Seketika anjing itu menerkam gadis kecil itu dan dengan cepat Andrew memeluknya. Andrew melihat mata biru kehijauan itu sedang menatapnya. Gadis kecil itu gemetar dan ketakutan dalam pelukan Andrew. Andrew meringis menahan sakit karena bahu belakangnya digigit oleh anjing gila itu. Beberapa orang dewasa yang melihat kejadian itu langsung menyelamatkan Andrew muda dan gadis kecil itu.
Salah satu pria dewasa langsung menelpon tempat penangkapan anjing gila dan tidak beberapa lama kemudian sebuah truk pengangkut anjing datang dan segera membawa anjing yang telah dilumpuhkan oleh beberapa orang dewasa tadi.
Andrew mengucapkan terima kasih kepada beberapa orang dewasa tadi sambil terus memeluk gadis kecilnya. Ia gadis kecil ini adalah gadis kecilnya. Andrew terpesona dengan gadis kecil ini. Ia memiliki paras cantik dengan rambut kritingnya yang sebatas bahunya.
Tidak beberapa lama seorang ibu paruh baya mendekati kami dan langsung menarik gadis kecilku dalam pelukanku. Ibu paruh baya berlutut untuk mensejajarkan tinggi gadis kecilku dan langsung memegang bahu gadis kecilku.
"Anne, apa kau tidak apa-apa?tadi ibu mendengar cerita dari bapak penjual sayur bahwa ada anjing gila yang menyerang anak-anak dan Ibu sangat khawatir ketika kau tidak disamping ibu nak." Dari suara sang Ibu terdengar kekhawatiran pada anaknya dan mengusap wajah gadis kecilku untuk memastikan ia baik-baik saja.
"Aku baik-baik saja Ibu" jawab Anne dengan senyum cantiknya. Andrew merasakan getaran aneh dalam tubuhnya ketika melihat gadis kecil itu.
" Terima kasih " ucap Anne yang melihat ke arah Andrew dan memberikan senyuman terindahnya.
Sang ibu juga mengucapkan terima kasih kepada Andrew dan ia berlalu membawa Anne pergi. Anne menoleh kebelakang dan terlihat Andrew masih melihatnya. Anne kembali tersenyum dan melambaikan tangannya. Sejak saat itu ia tidak pernah lagi bertemu gadis kecilnya. Ia tidak pernah melupakan gadis kecilnya.
Hingga beberapa tahun kemudian ia bertemu lagi dengan Anne di sebuah kafe yang tak jauh dari tempat lokasi syutingnya. Andrew langsung terpana melihat sosok gadis cantik berambut panjang keriting yang sedang mengantarkan pesanan makanan dan minuman pada pelanggan kafe tersebut. Pelayan kafe itu mengingatkannya pada gadis kecilnya dulu. Ketika Anne mengantarkan pesanan Andrew dan anggota kru filmnya, Andrew menggenggam tangan gadis itu dan sontak gadis itu terkejut dan langsung melihat ke arah Andrew. Mata biru kehijauannya memandang Andrew yang memegang tangannya. Ada getaran di d**a Andrew ketika melihat mata gadis ini dan benar saja ketika Andrew melihat nametags di bajunya tertulis namanya Anne Natalia dan ia meyakini jika gadis pelayan ini adalah gadis kecil yang pernah diselamatkannya dulu. Andrew tersenyum dan ia berniat akan menjadikan gadis kecilnya menjadi miliknya utuh.
Seketika banyak kamera yang menyorot kejadian itu. Beberapa wartawan mengerumuni Andrew dan Anne dengan memberikan pertanyaan. Maklumlah banyak wartawan yang penasaran tentang kisah cinta Andrew Lee sang aktor terkenal. Banyak wanita cantik dan seksi yang mendekatinya dari aktris terkenal, model papan atas bahkan pengusaha wanitapun tak mampu mengambil hati Andrew. Tak ada terlintas sedikitpun oleh para penggemarnya bahkan teman-teman sesama artis kalau Andrew yang terkenal dingin itu jatuh cinta pada seorang pelayan kafe.